KDEI Taipei tetap memperlihatkan fasilitasi WNI/PMI overstay jelang Ramadhan

DKI Jakarta – Kantor Dagang kemudian Perekonomian Indonesia (KDEI) di tempat Taipei terus mendampingi lalu memfasilitasi warga negara dan juga pekerja migran Indonesia (WNI dan juga PMI) yang tersebut menyeberangi batas masa tinggal (overstay) di area Taiwan jelang bulan suci Ramadan.
Sejumlah WNI dan juga PMI overstay yang disebutkan sekarang ini berada di dalam pusat penangkapan imigrasi kemudian penjara Taiwan, menurut keterangan ditulis KDEI Taipei yang mana diterima pada Mulai Pekan (24/2).
“Kami akan terus berkoordinasi dengan otoritas Taiwan agar kiranya sajadah kemudian mukena sanggup diberikan untuk warga kita yang berada pada pada penjara, sehingga dia masih dapat menjalankan ibadah dengan baik,” ujar Kepala KDEi Taipei Arif Sulistiyo.
Hal yang disebutkan disampaikan Arif pada waktu mengunjungi kegiatan Istighosah (Megengan) yang dimaksud diselenggarakan oleh Pengurus Pusat Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Taiwan pada rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H pada Hari Sabtu (22/2) di area Sekretariat PCINU Taiwan yang dihadiri oleh para PMI dan juga sebagian siswa Indonesia.
Selain itu, ia juga mengapresiasi kolaborasi yang digunakan sudah pernah terjalin antara KDEI Taipei kemudian PCINU Taiwan seperti penyampaian jadwal puasa terhadap para WNI juga PMI di tempat Taiwan, termasuk merek yang mana overstay serta ketika ini berada dalam pusat penjara imigrasi serta penjara.
KDEI Taipei juga telah dilakukan membagikan Al-Qur’an ke beberapa lokasi tersebut.
"Kami juga telah terjadi berkoordinasi dengan pihak berwenang Taiwan terkait penyelenggaraan Sholat Idul Fitri agar tempat penyelenggaraan mampu lebih lanjut luas sehingga dapat menampung lebih lanjut berbagai jamaah dibandingkan tahun sebelumnya," ujar Arif.
Sebelum istighosah dimulai, Arif mengucapkan: “Selamat menyongsong bulan suci Ramadhan, saya mengucapkan mohon maaf lahir dan juga batin. Selamat menjalankan ibadah puasa 1446 H. Semoga amal ibadah kita senantiasa mengalir untuk diri kita sendiri maupun keluarga kita.”






