Tren Kecerdasan Buatan Ala Ghibli Dikecam Sutradara One Piece: Hal ini Penghinaan Terhadap Seni Animasi!

JAKARTA – Sutradara anime legendaris One Piece, Megumi Ishitani, mengecam tren seni Artificial Intelligence Studio Ghibli yang mana populer beberapa hari terakhir. Bahkan, Megumi menuntut adanya tindakan hukum terhadap pemakaian “tidak sah” dari karya seni Hayao Miyazaki.
Hayao Miyazaki sendiri merupakan salah satu pendiri Studio Ghibli kemudian sutradara animasi Jepun yang diakui secara luas dalam dunia oleh sebab itu ciri khas karyanya.
Tren Teknologi AI ala Studio Ghibli terus terbukti populer, bahkan selebriti lalu politisi menggunakan generator gambar Teknologi AI Chatbot GPT untuk menciptakan gambar-gambar yang mana terinspirasi Ghibli.
Gerakan merebak ini terbukti sangat populer sehingga direktur utama OpenAI, Sam Altman, menyatakan bahwa server merekan kepanasan lantaran banyaknya permintaan untuk menimbulkan gambar Ghibli.
Sementara Hayao Miyazaki, animator legendaris serta wajah Studio Ghibli, belum menciptakan pernyataan apa pun.
Meski demikian, itu tidak ada menghentikan orang-orang untuk menyuarakan ketidaksenangan menghadapi namanya. Salah satu orang yang mana menyuarakan penolakan terhadap seni Teknologi AI Ghibli adalah sutradara anime One Piece yang dimaksud legendaris, Megumi Ishitani.
Pada 2 April, Megumi Ishitani menggunakan X untuk mengungkapkan “keputusasaan” lalu frustrasinya melawan seni Ghibli buatan mesin yang digunakan membanjiri internet.
“Apakah ada orang Negeri Matahari Terbit yang digunakan menggunakan Ghibli AI? Saya putus asa. Ini adalah adalah tindakan yang dapat merusak nilai merek Ghibli,” tulis sutradara tersebut.
Megumi menindaklanjuti postingan aslinya dengan cuitan lain, yang menyatakan: “Saya ingin tindakan hukum diambil… Saya bukan tahan meninjau Ghibli diperlakukan begitu murah.”
Dia kemudian mempertanyakan legalitas Chatbot GPT yang dimaksud meniru gaya seni Miyazaki, dengan menulis: “Ghibli tidak ada mungkin saja memberikan izin secara resmi, kan? Hal ini tanpa izin! Mengapa ini diizinkan…?”
Sutradara anime One Piece itu marah dengan tren tersebut, khususnya akibat ia tahu secara secara langsung berapa sejumlah waktu juga bidang usaha yang diperlukan untuk menghasilkan karya animasi.
Megumi sendiri terkenal akibat menyutradarai episode 1015, yang dimaksud pada waktu ini merupakan salah satu episode One Piece dengan peringkat tertinggi sepanjang masa (peringkat 9,7 pada IMDb).
Bukan hanya sekali Megumi yang menyuarakan ketidaksenangan merekan terhadap seni AI. Hayao Miyazaki terkenal mengkritisi teknologi Artificial Intelligence di siaran tahun 2016, di dalam mana ia mengungkapkan bahwa ia “tidak pernah ingin memasukkan teknologi ini ke pada karyanya identik sekali. Saya sangat merasa bahwa ini adalah penghinaan terhadap kehidupanitusendiri.”






