Kate Middleton Siap Jalani Tindakan Baru di tempat Tengah Rumor Pengunduran Diri Raja Charles III

JAKARTA – Hari-hari terakhir 2024 sudah ada di tempat depan mata serta tahun baru akan menjadi tahun yang dimaksud besar bagi Kate Middleton kemudian keluarga kerajaan. Istri Pangeran William itu pun mendapat tugas baru yang mana akan berdampak pada Pangeran Harry.
Dikutip Marca, Putri Wales mengambil langkah-langkah untuk menyatukan kembali keluarga kerajaan di dalam berada dalam perkiraan Raja Charles akan meninggalkan jabatannya. Akibatnya, ada dugaan bahwa calon Ratu yang disebutkan merencanakan reuni keluarga serta akan melibatkan Pangeran Harry.
Keyakinannya adalah bahwa Kate Middleton memandang hidup terlalu berharga setelahnya pertempuran kebugaran yang ia kemudian Charles hadapi pada 2024 dikarenakan berjuang melawan kanker.
Kate Middleton Akhiri Perseteruan Keluarga?
“Kate ingin keluarga berdamai. Dengan kondisi tubuh raja yang dimaksud terus menurun, hanya saja ada sedikit waktu untuk itu terjadi. Kate sedang di misi untuk menghadirkan Harry pulang,” kata orang di keluarga kerajaan untuk Life & Style Magazine.
“Kate tak suka mengawaitu sesuatu terjadi lagi. Dia belajar bahwa hidup ini terlalu berharga. Dia takut waktu hampir habis. Dia telah menghubungi Harry, yang mana menerimanya. Tujuan utama rencananya adalah agar Harry kembali ke Inggris serta berbaikan dengan Charles,” tuturnya lagi.
Keluarga kerajaan telah lama terpecah selama beberapa waktu, dengan Pangeran Harry serta Meghan Markle sekarang tinggal di tempat California lalu beberapa orang percaya Kate adalah satu-satunya yang digunakan dapat menyatukan semua orang.
“Kate telah dilakukan dikorbankan oleh Harry. Dia menyatakan hal-hal yang menyakitkan tentangnya, juga ia menghadirkan anak-anak ke pada cerita. Saya pikir Pangeran William masih sangat, sangat marah serta kesal lalu merasa sangat dikhianati,” Katie Nicholl untuk The Sun’s Royal Exclusive.
“Mungkin Putri Wales masih terbuka untuk rekonsiliasi pada beberapa bentuk. Saya masih merasa ini masih terlalu dini,” ucap beliau lagi.





