Ahli Audiologi Sebut AirPods Pro 2 Apple Bisa Jadi Alat Bantu Dengar

TEXAS – AirPods Pro 2 besutan Apple akhirnya dapat diubah menjadi alat bantu dengar untuk mengadaptasinya teknologi bantuan.
Fitur alat bantu dengar, dan juga tes pendengaran yang tersebut diperlukan untuk memproduksi “profil pendengaran” pengguna, disampaikan kembali pada bulan September , tetapi yang mana pertama baru diresmikan pada Inggris minggu ini pasca mendapat persetujuan pemerintahan Inggris bulan lalu.
Pada tanggal 16 Januari, Menteri Bidang Kesehatan Wes Streeting menyerang “regulasi yang tersebut tidaklah ada gunanya yang menghambat inovasi”, dikarenakan Departemen Aspek Kesehatan juga Perawatan Sosial menerbitkan panduan yang mana memperjelas bahwa merekan tidaklah menganggap kegiatan bisnis yang berjualan earphone yang dimaksud kemudian diadaptasi oleh pelanggan menjadi alat bantu dengar telah dilakukan melakukan pelanggaran hukum berdasarkan undang-undang tentang penyaluran alat tersebut.
Cocok untuk orang yang mana diketahui miliki ketulian ringan atau sedang, AirPods Pro 2 dapat menjadi alat bantu dengar setelahnya menjalani tes pendengaran selama lima menit, yang mana dijalankan menggunakan earphone serta iPhone atau iPad .
“Profil pendengaran” orang yang dimaksud kemudian dapat diterapkan pada musik, film, permainan, juga panggilan telepon dalam seluruh perangkat Apple, serta audiogram dapat dibagikan dengan ahli audiologi ketika mendiskusikan dukungan lebih besar lanjut apabila diperlukan.
Wakil presiden kebugaran Apple , Sumal Desai, mengatakan: “Di Apple, kami percaya bahwa teknologi dapat membantu orang menjalani hidup yang mana lebih banyak sehat, juga kami sangat senang menghadirkan fasilitas Alat Bantu Dengar ke Inggris, menawarkan untuk pengguna kami pengalaman kebugaran pendengaran menyeluruh dengan AirPods Pro 2.”
Royal National Institute for Deaf people (RNID) menyambut baik pengumuman Apple, dengan menyatakan bahwa hal itu “berpotensi memproduksi perbedaan besar”.
Direktur kesehatannya, Crystal Rolfe, mengatakan: “Saat ini, ada sekitar delapan jt orang yang dimaksud sanggup mendapat faedah dari alat bantu dengar di dalam Inggris, tetapi hanya sekali sekitar dua jt yang dimaksud menggunakannya, meskipun alat bantu dengar berkualitas tinggi tersedia gratis di area NHS.
“Membawa teknologi jenis ini ke penduduk luas menandakan inovasi besar yang menarik pada cara orang menerima perawatan pendengaran serta dapat menggalakkan lebih tinggi banyak orang untuk mempertimbangkan kondisi tubuh pendengaran mereka.






