Keyshawn Davis Waktu KO Gustavo Lemos, Next, Kejar Gervonta Davis

Keyshawn Davis menghancurkan Gustavo Lemos pada depan para pendukung tuan rumah yang digunakan terpukau dalam Scope Arena, Norfolk, Virginia, dengan menjatuhkan petarung jika Argentina itu tiga kali kemudian menghentikannya pada ronde kedua pada laga yang seharusnya merupakan pertandingan kelas ringan. Lemos, 29-2 (19 KO), nampak tidak ada mencoba keras untuk mencapai berat badan 63,5 kilogram, dengan berat badan 63,9 kilogram pada hari hari terakhir pekan kemudian memasuki ring dengan berat badan 70,3 kilogram.
Ia mencoba menciptakan berat badannya bertambah sejak bel pertandingan berbunyi, dengan melangkah maju, melontarkan hook kiri lalu cross, juga mencoba mendaratkan sebuah serangan haymaker di dalam awal laga. Namun, Davis menggunakan kecepatan serta pergerakan untuk menghindari serangan yang tersebut masuk, jab keras ke arah perut untuk memutus kesempatan progresif Lemos serta aksi kaki yang terampil untuk berpindah tempat juga melontarkan serangan balik dari berbagai sudut.
Setelah tiga menit mengatur penempatan waktu juga jarak, Davis, 12-0 (8 KO), maju dengan tujuan baru pada ronde kedua. Sebuah pukulan kanan pendek menjatuhkan Lemos di hitungan singkat, sebuah hook kiri menjatuhkannya untuk kedua kalinya, juga sebuah kombinasi ke arah kepala juga tubuh, yang dimaksud diselingi sebuah pukulan kanan ke arah wajah, menjatuhkannya ke berhadapan dengan kanvas untuk ketiga kalinya juga mengakhiri laga pada ronde kedua pada menit ke-1 menit 8 detik.
“Saya tidaklah memiliki keraguan,” kata Davis pasca itu, ketika ditanya apakah ia mempertimbangkan untuk tidaklah melanjutkan laga setelahnya Lemos membebani dirinya dengan pukulan keras. “Saya kemudian pasukan saya, kami tetap memperlihatkan bertahan lalu memberikan waktu malam yang dimaksud spektakuler bagi kalian semua. Tahun depan – hei Norfolk – Anda akan mempunyai seseorang juara dunia.”
Pertarungan ini secara resmi merupakan perebutan sabuk juara kelas ringan yang tersebut dipegang oleh Denys Berinchyk, namun Davis menegaskan bahwa ia mengincar hadiah yang tersebut lebih besar besar, yaitu penghargaan juara dunia. “Hei Gervonta,” serunya. “Tok tok tok.”






