Lifestyle

Lady Louise Diprediksi Tidak Akan Jadi Anggota Kerajaan, Ingin Hidup Normal

INGGRIS Lady Louise Windsor , cucu mendiang Ratu Elizabeth II juga putri tunggal Pangeran Edward juga Duchess Sophie, kemungkinan besar bukan akan bergabung sebagai anggota kerajaan yang digunakan bekerja penuh waktu di dalam masa depan.

Lady Louise, yang pada waktu ini menempuh lembaga pendidikan di dalam Universitas St Andrews di area Skotlandia, dikenal sebagai salah satu anggota Keluarga Kerajaan yang mana sangat dicintai. Namun, walaupun ia kerap hadir pada acara-acara kerajaan besar, Louise tidak ada menggunakan gelar kejuaraan HRH (Her Royal Highness) dan juga tampaknya tidaklah akan pernah melakukannya.

Duchess Sophie sebelumnya mengungkapkan bahwa ia serta suaminya membesarkan Louise juga adiknya, James, dengan pemahaman bahwa mereka itu perlu bekerja untuk menjalani hidup. Namun, ada alasan tambahan mengapa Louise tidaklah mungkin saja mengambil peran sebagai anggota kerajaan yang mana bekerja penuh waktu.

Dalam wawancara dengan OK! Magazine, mantan wartawan kerajaan BBC Jennie Bond mengungkapkan bahwa total anggota Keluarga Kerajaan yang bekerja akan terus berkurang. Terutama di 15 tahun mendatang.

Lady Louise Diprediksi Tidak Akan Jadi Anggota Kerajaan, Ingin Hidup Normal

Foto/Getty Images

“Saya ragu kalau Lady Louise akan pernah menjadi anggota kerajaan yang digunakan bekerja penuh waktu,” kata Bond dilansir dari Express, Mingguan (26/1/2025).

“Sebagian sebab saya tidaklah yakin ia menginginkannya, dan juga juga lantaran Raja Charles juga Pangeran William memahami bahwa monarki harus lebih besar bertanggung jawab terhadap pembayar pajak,” lanjutnya.

Bond menambahkan bahwa salah satu keluhan terbesar tentang Keluarga Kerajaan adalah tingginya biaya yang dimaksud harus dikeluarkan.

“Menambah jumlah keseluruhan anggota Keluarga Kerajaan yang bekerja berarti menambah biaya untuk staf, administrasi, keamanan, serta itu bukanlah arah yang digunakan diinginkan oleh Raja atau William,” jelasnya.

Related Articles

Back to top button