4 Isi Gencatan Rusia serta negara Ukraina yang Diajukan AS, Tidak Ada Perang Selama 30 Hari

KIEV – Rusia dan juga tanah Ukraina kemungkinan besar akan melakukan gencatan senjata yang di proses ini ditengahi oleh Amerika Serikat.
Keputusan gencatan senjata yang disebutkan pada waktu ini tinggal menanti persetujuan dari Moskow.
Sebelumnya, negeri Ukraina telah dilakukan resmi menyetujui proposal gencatan senjata yang tersebut diusulkan oleh AS. Negosiasi itu dilaksanakan selama kurang lebih tinggi delapan jam di dalam kota pelabuhan Jeddah, diambil dari Al Jazeera.
Pertemuan yang digunakan dilaksanakan di area Arab Saudi itu dihadiri oleh Andriy Yermak, kepala kantor Zelensky; Andrii Sybiha, menteri luar negeri; Rustem Umerov, menteri pertahanan; juga Pavlo Palisa, orang kolonel pada kantor Zelensky.
Sedangkan Negeri Paman Sam diwakili oleh Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio dan juga Penasihat Keselamatan Nasional Mike Waltz.
4 Isi Gencatan Rusia serta Ukraina
1. Gencatan Senjata Selama 30 Hari
Diskusi antara negara Ukraina lalu Negeri Paman Sam ini menyatakan bahwa, “Negara-negara telah terjadi menyepakati gencatan senjata segera 30 hari sementara, yang dapat diperpanjang dengan kesepakatan dengan para pihak.”
Perjanjian ini tunduk pada penerimaan kemudian implementasi bersamaan oleh Rusia. Para pejabat Negeri Paman Sam mengungkapkan mereka itu akan menghadirkan perjanjian yang disebutkan ke Moskow.
Penasihat keamanan nasional Trump, Mike Waltz, akan bertemu dengan mitranya dari Rusia pada beberapa hari mendatang lalu utusan khusus Trump Steve Wittoff berencana mengunjungi Ibu Kota Rusia pekan ini untuk bertemu Putin, menurut laporan Reuters.
2. Tidak Ada Peperangan Selama Gencatan Senjata
Dalam posting X pada hari Selasa, Zelensky menambahkan gencatan senjata akan berlaku untuk serangan rudal, drone lalu bom “tidak hanya saja di dalam Laut Hitam, tetapi juga di tempat sepanjang garis depan”.






