Pangeran Harry Diduga Tutupi Penyakit Menular Seksual ketika Ajukan Visa

JAKARTA – Pangeran Harry diduga menutupi penyakit menular seksual pada waktu mengajukan visa Amerika Serikat. Spekulasi ini mencuat pasca dokumen permohonan visanya yang digunakan telah lama disunting secara besar-besaran dirilis ke publik.
Perubahan pada dokumen visa Pangeran Harry itu memicu prakiraan luas pada kalangan warganet tentang kemungkinan informasi penting yang mana disembunyikan. Termasuk dugaan bahwa Duke of Sussex mungkin saja menutupi riwayat penyakit menular seksual.
Selama beberapa tahun terakhir, perdebatan rakyat lebih banyak banyak berfokus pada apakah Harry secara jujur mengakui pengaplikasian zat-zat terlarang seperti ganja, kokain, lalu jamur psikedelik pada formulir imigrasinya ketika pindah ke Amerika Serikat.
Namun, sekarang ini perhatian bergeser ke bagian tertentu di dokumen visa yang disebutkan yang mana menyebutkan bahwa apabila rincian status visa suami Meghan Markle itu dipublikasikan secara penuh, maka ia berisiko mengalami pelecehan lalu kontak yang tersebut tidak ada diinginkan. Baik dari media maupun publik, yang digunakan menciptakan sejumlah orang bertanya-tanya apakah pernyataan itu berkaitan dengan kondisi kemampuan fisik pribadinya.

Foto/People
“Jika status pastinya dipublikasikan, beliau dapat mengalami bahaya yang dapat diduga pada bentuk pelecehan serta kontak yang tidak ada diinginkan oleh media kemudian pihak lain,” bunyi dokumen yang disebutkan dilansir dari Marca, Mulai Pekan (24/3/2025).
Spekulasi ini semakin liar setelahnya sebagian pengguna media sosial menyoroti betapa berbagai bagian dokumen yang mana disembunyikan atau diblokir. Sehingga menyebabkan kesan bahwa ada sesuatu yang digunakan kritis sedang ditutupi.
Termasuk kemungkinan riwayat penyakit menular seksual pangeran 40 tahun yang dimaksud yang tersebut tidaklah diungkap. Keputusan untuk menyensor dokumen secara besar-besaran dipandang oleh sebagian kalangan sebagai bentuk proteksi yang mana berlebihan terhadap status istimewa Harry sebagai anggota keluarga kerajaan, yang digunakan justru memunculkan kecurigaan publik.
“Membaca dokumen visa Pangeran Harry dan juga bagian-bagian yang belum disunting memberi Anda deskripsi betapa buruknya Harry kemudian apa yang digunakan dia sembunyikan,” tulis warganet di dalam X.






