Ole Romeny, Tim Geypens, lalu Dion Markx Segera Jadi WNI, Proses Naturalisasi di area DPR Pekan Depan

Menteri Pemuda lalu Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Dito Ariotedjo, mengungkap kelanjutan proses naturalisasi Ole Romeny , Tim Geypens, kemudian Dion Markx. Menpora mengatakan kalau tiga pemain keturunan itu akan mulai diproses di dalam DPR pada pekan depan.
Sebelumnya tersiar kabar kalau tiga pemain itu akan diambil sumpah setia Warga Negara Indonesia (WNI) pada 8 Februari 2025. Pengetahuan itu diungkapkan dengan segera oleh Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, pada Rabu 29 Januari 2025.
“Insyaallah tanggal 8 Februari yang tersebut akan datang, kita akan mengambil sumpah mudah-mudahan proses di dalam DPR ini cepat bergulir. Jadwalnya tanggal 8 yang tersebut bersangkutan berserta dan juga dua orang pemain naturalisasi yang digunakan U20 juga akan diambil sumpahnya,” kata Supratman.
Pernyataan itu cukup mengejutkan publik, mengingat pemerintah telah menetapkan jadwal pengambilan sumpah WNI. Padahal, proses pemain yang mana bersangkutan belum dibahas di tempat DPR RI yang dimaksud merupakan prosedur wajib dari naturalisasi.
Terkait hal itu, Menpora Dito memberikan titik cerah. Politisi Partai Golkar itu menyampaikan kalau proses naturalisasi Ole Romeny, Dion Markx, lalu Tim Geypens, mulai dibahas lewat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi X juga Komisi XII DPR RI pada pekan depan.
“Iya begitu (pekan depan dalam bawa ke DPR). Kami selesaikan proses itu tahap demi tahap,” tutur Menpora Dito.
Rapat dengar pendapat dengan DPR RI jadi proses penting pada alur naturalisasi. Jika langkah itu dapat dilewati, maka naturalisasi Ole Romeny, Tim Geypens serta Dion Markx secara langsung diparipurnakan oleh DPR RI.
Setelah itu, persetujuan DPR RI akan dilanjutkan ke Sekretariat Negara untuk penerbitan Keputusan Presiden (Keppres). Jika Keppres telah terbit, tiga pemain itu baru bisa saja menjalani prosesi pengambilan sumpah WNI, lalu tahap terakhir adalah perpindahan federasi.
Seperti diketahui, Ole Romeny diproyeksikan untuk meningkatkan kekuatan skuad senior Timnas Indonesia. Sementara Dion Markx serta Tim Geypens untuk menguatkan Timnas Indonesia U-20 asuhan Indra Sjafri.






