Kenapa Meghan Markle Sering Di-bully di tempat Sosmed?

JAKARTA – Kenapa Meghan Markle Sering di-bully pada sosmed? Ini adalah menimbulkan Duchess of Sussex marah. Apalagi, beliau pernah dicibir secara daring selama kehamilannya.
“Sebagian besar perundungan serta pelecehan yang saya alami di area media sosial dan juga daring terjadi ketika saya hamil Archie lalu Lili, kemudian dengan bayi yang tersebut baru lahir dari dia masing-masing. Dan Anda hanya saja memikirkan hal itu,” kata Meghan Markle disitir NY Times.
“Dan Anda — benar-benar memahami mengapa orang-orang begitu penuh kebencian. Itu bukanlah kata-kata kasar, itu kejam. Di ruang digital serta di tempat sektor-sektor media tertentu, kita telah terjadi melupakan kemanusiaan kita, lalu itu harus diubah,” ujar ia lagi.
Kenapa Meghan Markle Sering Di-bully dalam Sosmed?
Dikutip NY Times, silaunya perhatian masyarakat rutin kali menghasilkan Pangeran Harry dan juga Meghan Markle menjadi sasaran opini keras.
Meghan yang dimaksud menjadi bagian keluarga kerajaan Inggris yang dimaksud menarik perhatian media lalu daring yang dimaksud intens. Spekulasi mengenai kehidupannya pun memproduksi banyak orang penasaran.
Sementara, tak semua memberi komentar positif dengan apa yang dilakukan. Sebagian lainnya, justru membully. Hal ini yang dimaksud menimbulkan Meghan sangat terganggu. Dia menyatakan di tempat SXSW bahwa seberapa sejumlah kebencian yang tersebut dilontarkan wanita untuk wanita lain.
Meghan pun mengoreksi budaya perundungan di area media sosial pada waktu tampil dalam panel utama di area konferensi South by Southwest di dalam Austin, Texas, yang berfokus pada representasi perempuan pada dunia hiburan lalu media.
“Kita sudah melupakan kemanusiaan kita, serta itu harus berubah,” katanya.
Meghan lalu Harry sudah pernah menyuarakan perasaan khawatir berulang kali tentang bagaimana perhatian media yang negatif sudah pernah memengaruhi mereka, baik pada waktu merekan menjadi anggota berpartisipasi keluarga kerajaan Inggris maupun sejak mereka mengundurkan diri dari tugas kerajaan pada 2020 kemudian pindah ke Amerika Serikat.
Meghan menyatakan bahwa ia telah terjadi menerima sebagian besar pelecehan daring pada waktu ia mengandung anak-anaknya, Archie dan juga Lilibet juga pada bulan-bulan setelahnya kelahiran mereka.





