Adil Hakim lewat Datuk Hakim Foundation peringkat Ibukota Indonesia Sport Festival

Ibukota Indonesia – Calon Ketua Umum Komite Olahraga Komunitas Indonesia (KORMI) Adil Hakim lewat Datuk Hakim Foundation akan menggelar Jakarta Sport Festival 2024 dalam GOR Bulungan, 16-17 November.
Dalam konferensi pers dalam Jakarta, Selasa, Adil Hakim menjelaskan DKI Jakarta Sport Festival 2024 merupakan bagian dari upaya beberapa pengurus Komite Olahraga Publik Indonesia (KORMI) mendekati penyelenggaraan Musyawarah Nasional KORMI 2024.
"Jakarta Sport Festival merupakan Pesta Olahraga Publik yang akan menjadi kegiatan kerja KORMI apabila saya dipercaya menjadi Ketua Umum KORMI Nasional. Ini adalah akan sejalan dengan inisiatif pemerintah pada bawah Pak Prabowo Subianto untuk menciptakan generasi penerus yang digunakan sehat dan juga bergizi," kata Adil Hakim.
Menurut Adil Hakim yang mana merupakan anak Datuk Hakim Thantawi sang tokoh pendiri sekaligus merupakan Ketua Umum KORMI 2000-2004 tersebut, Ibukota Sport Festival 2024 merupakan salah satu upaya yang dimaksud ia lakukan untuk pengembangan sektor olahraga dan juga sport tourism agar ke depannya jadi inisiatif pilot dari KORMI untuk menjadi fasilitator bagi induk-induk olahraga (Inorga).
"Sampai ketika ini, Ibukota Sport Festival melibatkan puluhan Induk Olahraga dari tiga komisi lalu KORMI Daerah. Inorga punya kesempatan untuk lebih tinggi mengenalkan olahraga masing-masing untuk masyarakat," ungkap Adil Hakim.
Ibukota Sport Festival yang dimaksud sudah memasuki edisi kedua usai sebelumnya dilangsungkan di area Mandalika bakal mengikutsertakan sembilan Inorga yaitu balance bike, senam taichi, silat tradisional, street soccer, skateboard, senam kebugaran, line dance, cheerleading, dan juga binaraga fisik.
Adil berazam menjadikan KORMI memiliki jangkauan yang dimaksud semakin luas lalu strategis ke depannya. Salah satu strategi yang digunakan sudah ada terlibat dijalankan oleh Adil yakni mengatur kegiatan olahraga Hari Minggu Bugar.
Selain itu Adil juga siap memberikan akses yang tambahan terbuka untuk seluruh Inorga berkolaborasi mengundang penduduk berolahraga.
“Pertama, kampanye nasional untuk menyokong publik berolahraga. Kedua, kegiatan bugar bersama. Ini adalah akan jadi sarana menarik Induk Olahraga (Inorga) agar bergabung dengan KORMI. Ketiga, inisiatif desa dengan cara mengembangkan olahraga rakyat di dalam pedesaan melalui dana desa," terang Adil.






