Mengintip Ramadan dalam Perkotaan Murmansk Rusia, belaka Berpuasa 1 Jam

JAKARTA – Umat Muslim dijawibkan berpuasa dalam bulan Ramadan. Namun, waktu pelaksanaan pada tiap negara berbeda. Jika di area Indonesia berpuasa selama sekira 13 jam, bukan pada Murmansk, Rusia.
Bagi mereka itu yang menjalani ibadan puasa pada Murmansk, seperti dikutipkan akun X @ami_siregar, maka merekan belaka berpuasa sekira satu jam saja. Fenomena itu terjadi dikarenakan secara geografis, letak tempat yang dimaksud berada pada dekat kutub utara.
“Jadi bapak ibu yang dimaksud beragama Muslim, sekarang telah masuk salat Subuh, Maghrib kemudian Isya diwaktu yang dimaksud bersamaan,” katanya di video.
Dia kemudian menjelasakan puasa yang diadakan di tempat Murmansk, pada mana beliau membuktikan bahwa di tempat tempat itu hanya saja puasa satu jam.
“Hari ini saya berpuasa, bukanlah pamer puasanya, saya cuma bilang puasa hanya sekali satu jam saja, tadi satu jam lalu saya sahur serta sekarang telah berbuka,” tuturnya.
Ya, Murmansk mengalami fenomena polar night pada musim dingin, dalam mana matahari tidaklah terbit sejenis sekali selama sebulan penuh. Akibatnya, durasi siang hari menjadi sangat singkat, yang tersebut berpengaruh terhadap jadwal ibadah, termasuk waktu puasa bagi umat muslim.
Pada Desember, selisih antara waktu salat Zuhur juga Asar belaka 10 menit. Bahkan, satu menit pasca Asar, waktu Magrib tiba, sehingga waktu berbuka puasa pun menjadi sangat cepat. Akibatnya, puasa di area Murmansk bisa jadi berlangsung hanya sekali pada satu jam saja.

Mengenal Daerah Perkotaan Murmansk
Dikutip travelallrussia, Murmansk menjadi tempat di area Bumi, di tempat mana setiap tahun selama 40 hari berturut-turut orang hidup tanpa cahaya matahari? Tidak peduli betapa sulitnya hal itu kemudian itu tidak ada mengada-ada.
Murmansk, ibukota Rusia Arctica menjadi kota terbesar di area dunia yang terletak dalam menghadapi Lingkaran Arktik dan juga menjadi salah satu tempat paling unik pada planet ini serta tujuan perjalanan yang digunakan bagus bagi siapa sekadar yang merasa petualang atau berpikir bahwa Rusia bukan miliki kejutan lagi di area lengan bajunya.






