Waduh, Tesla Hobi Banget Recall! Kali Ini adalah Giliran Sistem Pengamat Ban yang digunakan Bermasalah

CALIFORNIA – Tesla kembali menghadapi recall besar-besaran di tempat Amerika Serikat. Kali ini, produsen mobil listrik itu menarik kembali hampir 700.000 kendaraan akibat hambatan pada sistem pemantau tekanan ban (TPMS).
Lampu Peringatan TPMS Tidak Berfungsi Optimal
Menurut pemberitahuan recall yang tersebut dikeluarkan Tesla, lampu peringatan tegas TPMS pada kendaraan yang digunakan terkena dampak kemungkinan besar tiada menyala terus-menerus di area antara siklus mengemudi. Hal ini menyebabkan pengemudi tidak ada mendapatkan peringatan tegas dini mengenai tekanan ban yang mana rendah.
Potensi Kecelakaan Akibat Ban Kempes
Masalah ini dapat menyebabkan pengemudi menggunakan kendaraan dengan ban yang mana tiada dipompa dengan benar, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan. Ban yang tersebut kempes dapat mempengaruhi kendali kemudi, meningkatkan jarak pengereman, dan juga bahkan menyebabkan ban meletus pada waktu kendaraan berjalan.
TPMS sendiri merupakan layanan keselamatan penting yang dimaksud membantu pengemudi memantau tekanan ban lalu menjaga dari kecelakaan akibat ban kempes. Kegagalan fungsi TPMS dapat membahayakan keselamatan pengemudi serta penumpang.
Model 3, Model Y, kemudian Cybertruck Terkena Dampak
Recall ini mempengaruhi beberapa model kendaraan Tesla, yaitu Model 3, Model Y, serta Cybertruck. Tesla mengungkapkan bahwa hambatan ini akan diselesaikan dengan pembaruan perangkat lunak over-the-air (OTA).
Tesla lalu Riwayat Recall yang Cukup Tinggi
Data dari BizzyCar, perusahaan manajemen recall, menunjukkan bahwa kendaraan Tesla menyumbang 21% dari semua recall dalam Amerika Serikat pada tiga kuartal pertama tahun 2024. Namun, sebagian besar kesulitan pada mobil Tesla biasanya dapat diselesaikan dengan pembaruan perangkat lunak OTA.
Pada kuartal ketiga 2024, Tesla menarik kembali 1.858.774 kendaraan di area AS, bilangan bulat tertinggi dalam antara semua produsen mobil. Namun, semua kesulitan pada kendaraan yang disebutkan dapat diperbaiki melalui pembaruan perangkat lunak.
Cybertruck: Recall Berulang Kali
Cybertruck, truk pikap listrik Tesla, juga sudah mengalami recall sebanyak enam kali pada tahun ini. Pada bulan November, 2.400 unit Cybertruck pada Amerika Serikat ditarik kembali dikarenakan suku cadang yang digunakan rusak dapat menyebabkan kehilangan daya kemudian meningkatkan risiko kecelakaan.
Meskipun Tesla banyak mengandalkan pembaruan perangkat lunak OTA untuk mengatasi kesulitan pada kendaraannya, recall berulang kali ini menyebabkan pertanyaan tentang keandalan perangkat lunak Tesla juga proses pengujian kualitas mereka.
Recall berulang kali ini dapat mempengaruhi citra merek Tesla juga mengakibatkan perasaan khawatir di area kalangan konsumen tentang kualitas dan juga keamanan kendaraanTesla.






