IPIM Kembangkan Inovasi Permudah Penyertaan Modal Saham Sektor Keuangan

JAKARTA – PT Indo Premier Investment Management (IPIM) sudah pernah meluncurkan produk-produk Exchange Traded Fund (ETF) terbaru, yakni Reksa Dana Skala Premier ETF IDX-PEFINDO Prime Bank (XIPB). Inovasi ini merupakan bagian dari pengembangan ekosistem ETF yang digunakan semakin mengalami perkembangan untuk memberikan solusi penanaman modal yang dimaksud inovatif juga kompetitif bagi pemodal Indonesia.
Sejak 2007, IPIM telah dilakukan berinovasi pada menghadirkan berbagai hasil ETF yang mana memberikan kemudahan dan juga keuntungan bagi investor. Dengan karakteristik ETF yang mencerminkan kinerja lingkungan ekonomi secara konsisten, transparansi portofolio yang dimaksud tinggi, likuiditas yang digunakan baik, dan juga biaya pengelolaan yang rendah, ETF semakin menjadi pilihan utama pada berinvestasi.
“XIPB fokus pada konstituen saham sektor perbankan yang tersebut miliki peringkat investment grade, likuiditas operasi tinggi, juga kinerja keuangan yang tersebut solid,” ujar Direktur Indo Premier Investment Management, Suwito Haryatno pada keterangan tertulisnya, Akhir Pekan (2/3/2025).
Dengan pertumbuhan tahunan rata-rata dana kelolaan mencapai 28,90 persen antara 2014 hingga 2024, reksa dana indeks kemudian ETF semakin diminati. Saat ini, IPIM menjalankan lebih banyak dari 65 persen total dana kelolaan ETF saham di dalam Indonesia, menjadikannya sebagai pemimpin lingkungan ekonomi di bidang ETF tanah air.
Sektor perbankan Indonesia, yang dimaksud mempunyai fundamental yang dimaksud kuat, turut berkontribusi besar terhadap kinerja bursa saham. Industri ini menyumbang hingga 47 persen dari total laba emiten yang tersebut terdaftar di dalam IHSG, juga mempunyai kapitalisasi bursa sebesar 27,05 persen dari total kapitalisasi pangsa IHSG. Hal ini menjadikan sektor perbankan sebagai salah satu penggerak utama kinerja IHSG.
Menurut Suwito, valuasi dan juga histori pembayaran dividen yang tersebut menarik di dalam sektor perbankan membuka kesempatan bagi pemodal untuk memanfaatkan XIPB sebagai instrumen penanaman modal yang menguntungkan. “ETF ini memberi eksposur untuk sektor perbankan yang tersebut bertambah kemudian tahan banting, juga dapat menciptakan nilai tambah bagi investor,” kata dia.
XIPB hadir dengan strategi yang mudah dipahami kemudian dapat dipantau dengan fleksibel. IPIM memberikan solusi bagi pemodal untuk mengurus portofolio dia secara real-time selama jam perdagangan di area Bursa Efek Indonesia. Keunggulan lain dari XIPB adalah fasilitas Power Fund Series (PFS), yang tersebut memungkinkan pemodal untuk berinvestasi dengan nominal yang tersebut sangat terjangkau. Hanya dengan satu klik atau satu order, pemodal dapat mempunyai portofolio saham perbankan unggulan.
Sementara, Direktur Indo Premier Sekuritas, Soehianto, menambahkan, XIPB menawarkan kemudahan berinvestasi pada saham perbankan unggulan, dengan nominal yang digunakan ramah di area kantong. Dengan hadirnya XIPB, IPIM semakin menguatkan kedudukan mereka itu sebagai pemimpin bursa ETF dalam Indonesia, sekaligus memberikan alternatif penanaman modal yang tersebut semakin beragam bagi para investor. “Ini membuka prospek lebih besar besar bagi tambahan berbagai penanam modal untuk berpartisipasi di bursa saham Indonesia,” kata dia.






