Trump Ditolak Warga Negeri Paman Sam Soal Caplok Greenland! Kaya Endapan Emas, Uranium, hingga Perak

JAKARTA – Niat Presiden terpilih Amerika Serikat (Amerika Serikat), Donald Trump untuk mencaplok Greenland dari Denmark tiada mendapat dukungan dari umum Amerika, menurut jejak pendapat yang dimaksud dirilis USA Today. Dengan alasan keamanan nasional, Trump berencana menguasai pulau Arktik yang mana menjadi wilayah otonom Denmark.
Dengan luas 2,2 jt kilometer persegi, Greenland kaya akan endapan emas , perak, tembaga juga uranium, serta diyakini mempunyai cadangan minyak yang besar pada perairan teritorialnya. Namun sekitar 80% permukaannya ditutupi dengan es.
Trump berpendapat bahwa kendali Negeri Paman Sam berhadapan dengan Greenland lantaran terkait “keamanan nasional.” Partai Republik dalam Kongres sudah menyusun ‘Make Greenland Great Again Act’ yang mana akan memungkinkan Trump bernegosiasi dengan Denmark “untuk pembelian” pulau itu.
Saat pertama kali menjabat sebagai Presiden AS, Trump sudah ada menyuarakan gagasan untuk membeli Greenland. Kini mendekati masa jabatan keduanya dalam Gedung Putih, Trump menghidupkan kembali rencana tersebut.
Klaim USA Today mengungkapkan, bahwa inisiatif Trump yang dimaksud ‘telah mengejutkan banyak orang’, mengutip jajak pendapat dari Universitas Suffolk.
Menurut survei yang mana melibatkan 1.000 responden lalu diadakan dari 7-11 Januari, belaka 11% yang mana mengungkapkan bahwa pemerintahan Trump harus melakukan segala yang digunakan dibisa untuk mengakuisisi pulau tersebut. Sementara itu, 29% menganggapnya ide bagus tetapi tak realistis, kemudian 53% sebanding sekali tiada menggalang perolehan Greenland.
Sementara 86% dari Demokrat yang dimaksud disurvei menentang rencana Trump pada Greenland, belaka 23% responden Republik yang mana mendukung; 21% lainnya menyatakan rencana itu tidaklah baik. Sedangkan 48% berpikir hal itu bagus tetapi tidaklah realistis.
Awal pekan ini, sebuah survei oleh firma riset Patriot Polling menunjukkan bahwa lebih banyak dari 57% warga Greenland menyokong pulau itu menjadi bagian dari AS, sementara 37,4% menentang.
Greenland miliki populasi sekitar 57.000 orang, yang sebagian besar adalah Inuit asli Kutub Utara. Diketahui Greenland merupakan wilayah otonom Pemerintahan Denmark yang sudah ada diakui secara internasional sejak awal 1800-an, tetapi pulau itu juga punya pemerintahan sendiri sejak 2009.






