1 Dekade Presiden Jokowi: Mega Proyek IKN Jadi Magnet Pengembangan Usaha

JAKARTA – Salah satu mega proyek yang infrastruktur dasarnya sedang dikerjakan untuk menarik pembangunan ekonomi adalah Ibu Daerah Perkotaan Nusantara ( IKN ). Untuk 10 Oktober 2024, jumlah total penanaman modal yang masuk mencapai Rp58,41 triliun atau 58% dari target Rp100 triliun.
Pembangunan Ibu Pusat Kota Nusantara (IKN) di dalam Kalimantan Timur sudah ada memasuki tahap 8, yang mana di dalam mana tahapan ini sudah ada ada tiga penanam modal asing yang mana bergabung memulai pembangunan IKN. Tiga penanam modal asing ini berasal dari China, Australia kemudian Rusia yang tersebut memulai pembangunan berbagai macam proyek dengan nilai penanaman modal Rp950 miliar.
Groundbreaking IKN tahap 8 ini dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu 25 September 2024. Selain penanam modal asing, juga ada pemodal lokal yang digunakan mendirikan IKN.
Delonix yang merupakan perusahaan dengan syarat China merancang kawasan mix-used mencakup perkembangan mal, hotel hingga apartemen. Sementara itu, dua penanam modal asing lainnya akan segera bermitra dengan pelaku bisnis lokal RI yakni Australian Independent School serta Magnum Estate yang dimaksud merupakan perusahaan properti jika Rusia.
Total penanaman modal yang mana mengalir ke IKN pada groundbreaking tahap 8 sebesar Rp1,075 triliun, dengan rincian Rp300 miliar oleh Magnum Estate. Kemudian, nilai pembangunan ekonomi dari Delonix sebesar Rp500 miliar.
Australian Independent School menyuntikkan dana Rp150 miliar, sehingga total ada Rp950 miliar dana asing yang dimaksud masuk ke Indonesia.
Sementara itu, untuk penanaman modal lokal pada groundbreaking IKN tahap 8 sebesar Rp125 miliar dengan perincian nilai penanaman modal D’Prima mencapai Rp100 miliar, sedangkan Teras Hutan IKN by Plataran pembangunan ekonomi Rp25 miliar.
Presiden Jokowi menegaskan bahwa semakin sejumlah penanaman modal di negara lain yang digunakan mulai berdatangan ke IKN, menandakan kepercayaan pemodal global terhadap peluang besar yang dimiliki oleh IKN.
“Mulai berdatangan investasi-investasi dari di luar negara yang dimaksud memberikan kepercayaan serta rasa confident kita bahwa Nusantara adalah lokasi yang sangat menarik bagi sebuah investasi,” ujar Presiden Jokowi.






