Dasco Sebut DPR akan Terima Jumlah Kementerian Prabowo pada 13 Oktober

Jakarta – Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengutarakan DPR akan menerima jumlah total kementerian di dalam kabinet Prabowo pada 13 Oktober mendatang. Kepastian jumlah agregat kementerian itu, kata dia, berhubungan dengan penambahan jumlah total komisi di DPR.
Dasco mengutarakan hingga pada waktu ini jumlah total penambahan komisi yang dimaksud juga belum diputuskan. Wakil Ketua DPR ini memperkirakan penetapan total komisi akan dikerjakan pada 16 Oktober 2024.
“Pembentukan alat kelengkapan majelis sekitar tanggal 15 atau 16,” katanya ketika ditemui dalam kompleks struktur DPR, Jumat, 4 Oktober 2024.
Dasco menyebutkan DPR akan menerima total kementerian baru pada 13 Oktober. Namun demikian, ia bukan dapat melakukan konfirmasi berapa kementerian atau badan baru yang mana akan disodorkan Prabowo untuk DPR.
“Kalau kementerian baru jumlahnya lima atau enam, mungkin saja cukup dengan penambahan satu komisi saja, tapi kalau tambahan dari itu maka harus ada dua komisi baru,” katanya.
Selain itu, kata Dasco, beban kerja komisi di DPR pada waktu ini juga tak sebanding dengan jumlah keseluruhan mitra kerja yang tersebut ada. “Sekarang ini ada komisi yang tersebut mitranya agak banyak, ada juga yang dimaksud sedikit sehingga ini penting ditata ulang kembali,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyebutkan jumlah total kementerian pada kabinet Prabowo mencapai 44. “Penambahan iya, kemungkinan besar sekitar itu,” kata Zulhas di dalam kompleks struktur DPR, Rabu, 11 September 2024.
Adapun mengenai nama-nama yang mana akan mengisi tempat menteri tersebut, Zulhas menyatakan hal itu merupakan hak prerogatif Presiden. “Kita tahu itu haknya Bapak Presiden,” ucap Zulhas.
Sebelumnya, isu mengenai penambahan jumlah total menteri mengemuka pasca DPR mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan menghadapi Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara.
Perubahan Undang-undang yang dimaksud mengizinkan Presiden menambah total kementerian, dari maksimal 34, berubah menjadi tak dibatasi sesuai dengan permintaan penyelenggaraan pemerintahan. Dengan demikian, maka kabinet Prabowo mendatang mungkin semakin gemuk akibat adanya batasan pada penambahan jumlah agregat kementerian.
Artikel ini disadur dari Dasco Sebut DPR akan Terima Jumlah Kementerian Prabowo pada 13 Oktober






