Elon Musk Membandingkan Miliarder George Soros dengan Penjahat pada Star Wars

JAKARTA – Orang terkaya pada dunia ketika ini, Elon Musk menyamakan miliarder George Soros dengan Kaisar Palpatine, yang dimaksud juga dikenal sebagai Darth Sidious, pejahat utama di film Star Wars. Sindiran Musk merespons penghargaan Presidential Medal of Freedom atau Medali Kebebasan dari Presiden Amerika Serikat, Joe Biden yang diberikan untuk George Soros.
Seperti diketahui di beberapa bulan terakhir, Musk muncul sebagai pendukung yang tersebut makin vokal Presiden terpilih Donald Trump. Bahkan Musk mendapatkan jabatan untuk mengawasi Departemen Efisiensi pemerintahan (DOGE).
Dalam sebuah postingan Musk di dalam X (dulunya Twitter), muncul kolase yang digunakan menggambarkan Presiden Biden menganugerahkan penghargaan terhadap pejahat utama pada film Star Wars. Keterangan foto kolase yang digunakan diposting Musk berbunyi: “George Soros terlihat cukup bagus di area sini. Pasti pencahayaannya.”

Sindiran Musk terhadap Soros bukan terjadi cuma kali ini saja. Sebelumnya Musk juga pernah membandingkan miliarder berusia 94 tahun itu dengan Magneto –penjahat utama di seri buku komik X-Men Marvel–.
Sebagai informasi Presidential Medal of Freedom adalah penghargaan sipil tertinggi yang digunakan diberikan oleh Presiden Amerika Serikat, setara dengan Congressional Gold Medal. Penghargaan ini diberikan terhadap orang-orang yang dinilai telah terjadi berjasa secara khusus untuk keamanan atau kepentingan nasional Amerika Serikat, perdamaian dunia, hingga kebudayaan.
Meski begitu, beberapa nama lain yang dimaksud menerima penghargaan dinilai bersifat lebih tinggi politis. Mereka adalah miliarder sayap kiri George Soros dan juga Hillary Clinton, mantan ibu negara, senator, lalu menteri luar negeri Amerika Serikat yang digunakan kalah dari Donald Trump pada Pilpres Amerika Serikat 2016.
Soros, yang melalui propaganda juga jaringan medianya sudah pernah menyokong kudeta lalu revolusi dalam berbagai negara, bukan hadir di upacara tersebut, melainkan diwakili putranya Alex untuk menerima penghargaan melawan namanya.
Menurut sebuah pernyataan yang dimaksud dirilis oleh Gedung Putih, “melalui jaringan yayasan, mitra, juga proyeknya di tempat lebih tinggi dari 120 negara, Soros fokus pada inisiatif global yang menguatkan demokrasi, hak asasi manusia, pendidikan, serta keadilan sosial.”






