IHSG Ditutup Ambruk 3,31% ke Level 6.270, Transaksi Tembus Rp20,55 Ribu Miliar

JAKARTA – Ukuran Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berakhir di area zona merah pada penutupan perdagangan hari ini, hari terakhir pekan (28/2/2025). Skala tercatat anjlok sangat di hingga3,13% atau 214,85 poin ke level 6.270.
Sepanjang perdagangan hari ini, total besar saham yang tersebut diperdagangkan sebanyak 21,87 miliar saham dengan nilai kegiatan mencapai Rp20,55 triliun, lalu ditransaksikan sebanyak 1,26 jt kali. Adapun pada penutupan IHSG hari ini, ada sebanyak 555 saham harganya terkoreksi, 91 saham harganya naik serta 146 saham lainnya stagnan.
Sektor substansi baku terkoreksi 5,55%, sektor infrastruktur turun 3,77 persen, sektor transportasi turun 3,41%, sektor siklikal turun 3,32%, sektor energi turun 3,59%, sektor keuangan turun 3,09%, sektor non siklikal turun 2,70%, sektor bidang turun 2,51%, sektor properti turun 1,85%, sektor kebugaran turun 1,30% dan juga sektor teknologi turun 1,26%.
Adapun, tiga saham yang mana menempati kedudukan top gainers yaitu PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE) naik 25,00% ke Rp330, PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII) naik 19,25% ke Rp372 serta PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) naik 24,66% ke Rp364.
Sedangkan, tiga saham yang mana menempati sikap top losers yaitu PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) turun 21,54% ke Rp102, PT Fakta Sinergitama Jaya Tbk (ELIT) turun 17,86% ke Rp230 serta PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk (OBAT) turun 17,86% ke Rp230.
Tiga saham yang mana berpartisipasi diperdagangkan hingga penutupan pertemuan pertama siang ini yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan juga PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).






