Pangeran William Diduga Perintahkan Mantan Ajudan Mempermalukan Harry lalu Meghan

INGGRIS – Pangeran William diduga memerintahkan mantan ajudannya, Jason Knauf untuk mempermalukan Pangeran Harry juga Meghan Markle dalam depan umum. Pernyataan Knauf secara langsung memicu perdebatan luas.
Knauf, yang mana sebelumnya menjabat sebagai sekretaris pers bagi Pangeran William juga Pangeran Harry , baru-baru ini muncul di film dokumenter Where There’s A Will yang ditayangkan oleh 60 Minutes Australia.
Dalam wawancara eksklusifnya, ia tidaklah belaka mendiskusikan tuduhan perundungan terhadap Meghan Markle tetapi juga mengungkapkan bahwa hubungan antara kedua putra Raja Charles III itu masih dipenuhi ketegangan.
Komentator kerajaan, Charlotte Griffiths, bahkan mengatakan pernyataan ini sebagai kemungkinan bentuk serangan tidaklah segera terhadap Harry lalu Meghan. Seperti dilaporkan oleh GB News, Griffiths menegaskan bahwa Knauf masih memiliki hubungan dekat dengan calon raja itu.

Foto/Getty Images
“Apakah ini sanggup dianggap sebagai serangan terselubung terhadap Harry serta Meghan?” tanya jurnalis Ben Leo dilansir dari The News, Rabu (26/2/2025).
“Saya kira begitu. Hal ini adalah pertama kalinya Jason berbicara sejak kejadian ini, serta faktanya ia sebelumnya memilih diam menghasilkan pernyataan ini semakin menarik,” jawab Griffiths.
Lebih lanjut, ramalan pun mengalami perkembangan bahwa pernyataan Knauf ini kemungkinan besar telah dilakukan mendapatkan persetujuan dari suami Kate Middleton tersebut.
“Jadi, jikalau ini baru terungkap sekarang, mungkinkah William memberikan izin kepadanya untuk berbicara?” tanya Ben Leo.





