Bisnis

Menengok Anggaran Makan Bergizi Gratis yang Dimulai Serentak Hari Hal ini

JAKARTA – Rencana Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaksanakan serentak mulai hari ini dalam seluruh Indonesia. Anggaran yang mana disiapkan untuk menjalankan kegiatan unggulan Presiden Prabowo Subianto ini pada APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) tercatat mencapai Rp71 triliun.

Program Makan Bergizi Gratis ketika ini didukung 190 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dimaksud tersebar di tempat 27 provinsi. Jumlah SPPG akan segera terus bertambah secara bertahap hingga 1 Maret 2025 dengan target 937 unit SPPG telah beroperasi.

Disampaikan oleh Istana melalui Juru Bicara (Jubir) Kantor Komunikasi Presiden, Dedek Prayudi bahwa SPPG ini akan melayani jutaan penerima kegunaan mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, anak bayi, hingga anak-anak sekolah.

Uki -sapaan akrab Dedek-mengungkapkan acara ini ditargetkan menjangkau 15-20 jt penerima kegunaan hingga akhir tahun 2025. “Yang ditargetkan nanti akhir 2025 sudah ada ada sekitar antara 15-20 jt penerima manfaat. Ini adalah adalah satu bagian integral dari acara makan bergizi gratis,” bebernya.

Menu Rp10 Ribu Makan Bergizi Gratis

Presiden RI, Prabowo Subianto mengumumkan, anggaran untuk inisiatif makan bergizi gratis sebesar Rp10.000 per hari. Skala gizi minimum yang tersebut ditargetkan adalah Rp10.000 per hari per anak atau ibu hamil.

Sebelumnya pemerintah berharap dapat mengalokasikan Rp15.000 per hari, namun Prabowo mengungkap, kondisi anggaran pada waktu ini memungkinkan hitungan Rp10.000 sebagai batas realistis yang tetap saja efektif.

“Kalau kita rinci acara bergizi ini nanti rata-rata minimumnya kita ingin memberi indeks per anak per ibu hamil itu 10.000 per hari, kita ingin 15.000 tapi kondisi anggaran mungkin saja Rp10.000 kita hitung untuk daerah-daerah itu cukup, cukup bermutu lalu bergizi,” ungkap Prabowo.

Prabowo juga menegaskan, bahwa kegiatan ini akan disinergikan dengan bantuan sosial lainnya, seperti Inisiatif Keluarga Harapan (PKH) juga bantuan proteksi sosial, guna meyakinkan dukungan yang dimaksud maksimal bagi masyarakat, khususnya kelompok buruh.

“Jadi kalau ini semua dengan bantuan bantuan Bansos kemudian pemeliharaan sosial lainnya termasuk PKH lalu bantuan sosial pemerintah untuk mengamankan semua lapisan warga diantaranya kelompok buruh saya kira telah sudah ada sangat maksimal pada ketika ini. Tentunya kita ingin memperbaiki di area saat-saat mendatang,” pungkasnya.

Ancaman Defisit APBN Melebar

Program makan bergizi gratis berpotensi membebani keuangan negara, seperti diungkap oleh ekonom sekaligus Direktur Perekonomian CELIOS, Nailul Huda. Ia mengungkapkan, bahwa kegiatan makan bergizi gratis memotong hampir 10% dari total anggaran sekolah nasional dalam tahun 2025 atau setara dengan Rp71 triliun.

Meski inisiatif ini juga memiliki dampak positif bagi ekonomi, Ia memperingatkan, alokasi anggaran yang mana besar berpotensi membebani keuangan negara serta memperkecil ruang fiskal bagi kegiatan prioritas lainnya.

Related Articles

Back to top button