JID Expo 2024: Deklarasi Pentahelix Perkuat Ibukota sebagai Daerah Perkotaan Global

INFO NASIONAL – Atika Nur Rahmania, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi DKI Jakarta, berdiri tegak ke sedang panggung Balai Sudirman, DKI Jakarta Selatan, Kamis, 3 Oktober 2024. Ia dengan lantang membacakan pengumuman sebagai bentuk komitmen pentahelix pada menguatkan sikap DKI Jakarta sebagai kota global.
Enam perwakilan pentahelix berdiri mengelilingi Atika, bergabung menyimak pengumuman yang dimaksud dikumandangkan Atika. Unsur media diwakili oleh Direktur Tempo Inti Dunia Pers Tbk Wahyu Dhyatmika. Unsur swasta oleh direktur utama perusahaan rintisan Algari ID Jodie Senoatmojo, juga Nandhika Azhardinan Noor, Business Development Representative Amazon Web Services Indonesia.
Akademisi diwakilkan oleh Direktorat Science Techno Park Universitas Indonesi Krisnayanto, juga Sekretaris Deputi Area Studi juga Inovasi Daerah, Wiwiek Joelijani. Ikut pula Direktur Pengendalian Pencemaran Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup lalu Kehutanan, Sinta Saptarina Soemiarno. Selain itu, turut hadir Vice President Project Management Office Integrasi Hulu-Hilir PAM Jaya, Siti Harni Harahap.
Komitmen ini sebagai bentuk kesadaran setiap unsur pentahelix, bagian penting pada pembangunan, siap ambil peran melalui sinergi untuk mewujudkan DKI Jakarta sebagai kota global yang digunakan maju, berkeadilan, berdaya saing, lalu berkelanjutan.
Adapun, pembacaan pengumuman ini berlangsung pada waktu seremoni penutupan acara Ibukota Indonesia Innovation Days (JID) Expo 2024 yang mana telah terjadi berlangsung sejak Selasa, 1 Oktober 2024. JID merupakan acara tahunan yang tersebut diinisiasi oleh Bappeda Provinsi DKI Jakarta.
Perwakilan BUMD: PAM JAYA, Ibu Siti Harni Harahap (Vice President Project Management Office Integrasi Hulu – Hilir PAM JAYA. Tempo Inti Media: A.A Gde Bgs Wahyu Dhyatmika, Direktur Tempo Inti Industri Media Tbk. Perwakilan Swasta: Algari: Jodie Senoatmojo (CEO dan juga Co-Founder). Ir. Sinta Saptarina Soemiarno M.Sc Direktur Pengendalian Pencemaran Udara, KLHK. Perwakilan Pemerintah: Kepala Bappeda Provinsi DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania BRIN: Wiwiek Joelijani, Sekretaris Deputi Sektor Investigasi dan juga Inovasi Daerah Perwakilan Akademisi: Direktorat Science Techno Park Universitas Indonesia: Krisnayanto, Kasubdit Kekayaan Intelektual juga Promosi Amazon Web Services (AWS) Indonesia: Nandhika Azhardinan Noor, Business Development Representative AWS Public Sector, Indonesia
Penyelenggaraan kali ini merupakan tahun ketiga. Kehadiran JID Expo sebagai wadah bagi pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan juga komunitas untuk memperkenalkan gagasan baru kemudian pengembangan yang dapat menyokong pengerjaan Jakarta.
Menurut Atika, untuk menyadari tujuan juga peran JID Expo, patut lebih lanjut dulu mengetahui bahwa penyelenggaraan sebuah wilayah bersumber dari perencanaan matang. Rencana yang disebutkan disusun berdasarkan kajian agar mampu mengatasi beragam hambatan yang mana dihadapi.
Sebuah hasil kajian yang mana baik tidak mengandalkan satu pihak atau pemerintah. Di sinilah peran penting pentahelix yang mana kerap menyajikan perubahan atau terobosan pada memecahkan kesulitan sebuah kawasan.
Jakarta sangat membutuhkan peran pentahelix ini, terlebih mengingat perannya sebagai kota global. Setidaknya, Ibukota Indonesia harus mampu memenuhi beberapa parameter. Pertama, sektor ekonomi yang digunakan mapan juga terkoneksi secara global. Dua, kapasitas riset serta pengembangan yang digunakan baik kemudian menerus. Tiga, ruang yang enak untuk dihuni, mendebarkan wisatawan untuk berkunjung. Empat, lingkungan yang tersebut bersih, nyaman, dan juga berkelanjutan. Terakhir, aksesibilitas yang digunakan terkoneksi secara intra lalu inter-kota.
Atika juga menilai, dari beragam indikator kota global, DKI Jakarta penting meningkatkan kapasitas riset lalu perubahan yang baik kemudian berkelanjutan. “Apalagi kita mengamati kota-kota global lain menjadikan pembaharuan serta riset ini sebagai salah satu pemantik pembangunan. Mereka melakukan aksi melalui sebuah ekosistem,” tuturnya.
Pembangunan Jakarta, ia melanjutkan, tentunya tak bisa jadi mengandalkan pihak pemerintahan saja. “Harus bekerja dengan dengan unsur pentahelix lainnya. Mulai pemerintah, kemudian akademisi, new economic players seperti startup, kemudian juga media. Jadi, sebenarnya semua sangat berperan,” ucapnya.
Bappeda, kata Atika, berupaya berubah jadi wadah agar ekosistem pentahelix ini dapat bekerja Bersama. Inilah yang dimaksud berubah jadi latar belakang digelarnya JID Expo setiap tahun. Dalam setiap penyelenggaraan setiap saat melibatkan perangkat dinas seperti Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, dan juga lainnya. Ada pula Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) seperti PAM Jaya, Ibukota Propertindo (Jakpro), hingga Tjipinang Food Station, maupun perusahaan-perusahaan swasta.
Setiap perubahan yang dimunculkan oleh perangkat dinas, BUMD, maupun pihak swasta, mendapat penghargaan dari Bappeda. Terutama pembaharuan yang mana mampu menjawab hambatan yang mana dihadapi Jakarta. Setiap kompetisi JID Expo juga menghadirkan diskusi panel hingga penjodohan perusahaan atau business matchmaking.
“Nah semua hasil ini bermetamorfosis menjadi inspirasi kita untuk menyusun rencana-rencana aksi. Di sisi lain untuk dapat mendetailkan rencana yang disebutkan di aksi yang digunakan real, itu kan diperlukan sinergi yang tidaklah putus pada penyelenggaraan saja. Itulah kenapa at the end of the event ada yang mana namanya deklarasi,” tutur Atika.
Sementara itu, Kepala Pusat Penelitian dan juga Inovasi Daerah (PRID) Bappeda Jakarta, Andhika Ajie, mengapresiasi antusias yang digunakan cukup tinggi selama penyelenggaraan JID Expo 2024. “Selama beberapa hari terakhir, lebih tinggi dari 2.000 partisipan yang berasal dari beberapa area berpartisipasi di acara ini,” ujarnya.
JID Expo tahun ini, ia melanjutkan, juga menciptakan beragam perubahan berbasis teknologi. Terobosan ini sejalan dengan semangat Ibukota Indonesia sebagai kota global, yakni beradaptasi dengan cepat satu di antaranya mengintegrasikan teknologi di setiap aspek. Semakin menarik, penyertaan pentahelix melalui perubahan maupun meningkatkan kekuatan riset, juga menawan daerah-daerah lain untuk belajar kemudian merancang semangat yang tersebut sama.
Foto bersatu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI DKI Jakarta Atika Nur Rahmania (tengah) dengan para perwakilan unsur pentahelix usai Deklarasi dalam Balai Sudirman, Jakarta, Kamis, 3 Oktober 2024. Dok. TEMPO
Komitmen Pentahelix pada Deklarasi
Berikut isi pengumuman yang dibacakan pada acara penutupan JID Expo 2024:
DEKLARASI KERJA SAMA PENTAHELIX DALAM RANGKA PENGEMBANGAN EKOSISTEM RISET DAN INOVASI
Pembukaan
Kami, perwakilan dari lima entitas pentahelix pembangunan Provinsi DKI Jakarta: pemerintah, pelaku usaha, akademisi, masyarakat juga media berkumpul ke Jakarta, Indonesia, pada tanggal 3 Oktober 2024, di rangka Ibukota Indonesia Innovation Days Expo 2024 dengan tema “Imagining 20 Years of Jakarta”, menyadari pentingnya peran setiap entitas pemangku kepentingan pada mengupayakan sinergi pada upaya mewujudkan Ibukota sebagai kota global yang digunakan maju, berkeadilan, berdaya saing, dan juga berkelanjutan. Dengan ini kami mendeklarasikan komitmen dengan terhadap konstruksi mengubah Ibukota untuk mencapai kota global.
Komitmen
Sejalan dengan diskusi yang mana sudah diselenggarakan serta wawasan yang dimaksud dibagikan pada rangkaian DKI Jakarta Innovation Days Expo 2024, kami berazam untuk membina sinergi erat lalu mewujudkan pembaharuan berkelanjutan pada meningkatkan kekuatan kedudukan Ibukota Indonesia sebagai kota global. Kami bersatu untuk mengupayakan ekosistem riset kemudian inovasi, menciptakan solusi berdampak, lalu menggerakkan sinergi multipihak untuk mewujudkan Ibukota sebagai kota global, antara lain melalui:
• Optimalisasi & Penguasaan Ekosistem Investigasi serta Inovasi: Mendukung perubahan struktural DKI Jakarta menjadi kota global yang digunakan progresif dengan memanfaatkan kekuatan sinergi multi pihak, kami berazam untuk menciptakan lingkungan yang digunakan memacu terciptanya riset dan juga inovasi, teknologi cerdas, lalu solusi yang berdampak nyata pada penyelenggaraan kota Jakarta.
• Pengimplementasian Tata Kelola Pemerintahan serta Kebijakan Berbasis Informasi serta Riset: Mendorong pengembangan kebijakan rakyat dengan tata kelola pemerintahan yang digunakan transparan lalu berbasis data lalu riset untuk menciptakan kebijakan yang digunakan efektif, efisien, lalu berkelanjutan.
• Penerapan Birokrasi yang digunakan Efektif untuk Penelitian dan juga Inovasi: Mendukung regulasi dan juga birokrasi yang efektif di tahapan sinergi multi pihak, sehingga pengembangan riset dan juga pengembangan dapat dikerjakan secara efektif juga cepat, dengan terus mengedepankan aspek tata kelola yang tersebut baik.
• Pengintegrasian Temuan Penelitian ke pada Kebijakan Publik juga Proyek Inovasi: Mendukung proses pengolahan lebih lanjut riset untuk isu prioritas di Ibukota Indonesia dengan mengintegrasikan hasil penelitian ke pada kebijakan umum lalu inisiatif inovasi, untuk menciptakan solusi yang responsif, konstruksi berkelanjutan, kemudian peningkatan kualitas hidup warga Jakarta.
• Pengembangan Mekanisme Ruang Riset lalu Inovasi: Membentuk ruang kolaborasi bagi periset dan juga inovator untuk memvalidasi ide dengan kerangka yang mengupayakan pelayanan masyarakat, satu di antaranya transparansi pemerintah, dekarbonisasi, pengarusutamaan teknologi bagi tenaga pendidik, lalu pemberdayaan kegiatan ekonomi kreatif.
• Penguatan Kemitraan Lokal dan juga Global untuk Penelitian kemudian Inovasi yang dimaksud Inklusif: Mendukung terciptanya kolaborasi strategis antara pemerintah, sektor swasta, akademisi, komunitas, media, serta mitra internasional untuk menggalakkan pertukaran pengetahuan juga sumber daya, menghubungkan periset dan juga inovator lokal dengan jejaring global, dan juga menyediakan akses terhadap teknologi juga kesempatan pangsa internasional.
• Pengukuran Pengaruh Penelitian dan juga Inovasi pada Bagian Publik: Mengokohkan pengukuran kemudian optimalisasi dampak riset lalu perubahan ke sektor umum yang mana memenuhi keperluan masyarakat, melalui mekanisme evaluasi yang komprehensif pada menafsirkan efektivitas inisiatif juga memverifikasi khasiat dengan segera bagi publik.
Tindak Lanjut
Untuk menindaklanjuti komitmen ini, kami akan:
• Membentuk Kerjasama Studi kemudian Inovasi: Membentuk wadah kolaborasi antara akademisi, industri, pemerintah, media, kemudian komunitas untuk mengembangkan riset serta pengembangan yang relevan bagi Jakarta, antara lain kemudian tidaklah terbatas pada aspek penataan kota, sektor ekonomi kreatif, dan juga lingkungan, dan juga mengintegrasikan hasil riset serta pembaharuan ke pada kebijakan masyarakat secara efektif.
• Mengoptimalisasikan Informasi dari Multi-stakeholder untuk Dasar Pengembangunan Kebijakan: Optimalisasi data melalui integrasi dari barang riset kemudian pembaharuan yang tersebut dihasilkan oleh lima entitas pentahelix untuk memudahkan pembuat kebijakan pada mengakses data sektoral guna analisis serta substansi perumusan kebijakan.
• Mendorong Sinergi Multi-stakeholder yang dimaksud Inklusif untuk Mencetak Ekosistem Studi dan juga Inovasi yang tersebut Berkelanjutan: Mendampingi upaya untuk memacu kemudian menciptakan sistem ekologi riset serta pengembangan yang tersebut berkelanjutan yang dimaksud berfungsi sebagai jaringan kolaborasi untuk menguji solusi inovatif lalu menguatkan kemitraan lokal kemudian global, dengan melibatkan pemerintah, swasta, akademisi, media, lalu penduduk guna pencapaian indikator kota global bagi Jakarta.
Kami menghimbau terhadap seluruh pemangku kepentingan pengerjaan Ibukota untuk dapat secara berpartisipasi berkontribusi dengan perspektif juga solusi tiap-tiap guna menciptakan sinergi serta pengembangan pada rangka mengupayakan pencapaian visi Ibukota Indonesia sebagai kota global. Secara bersama-sama kami akan mengadvokasi tindakan yang diperlukan untuk meyakinkan bahwa pemerintah, pelaku usaha, akademisi, komunitas serta media dapat berjalan bersatu pada menindaklanjuti komitmen bersatu untuk menciptakan masa depan bagi seluruh masyarakat.
Dalam beberapa tahun mendatang, Ibukota akan berubah menjadi kota global, dan juga kami menghadirkan semua pemangku kepentingan untuk bergabung di perjalanan transformasi ini. Kami berazam untuk bersinergi pada bervariasi kemajuan, bertukar praktik baik, juga mengatasi tantangan juga solusi yang mana berdampak, demi mewujudkan Ibukota sebagai kota global yang dimaksud inovatif. (*)
Artikel ini disadur dari JID Expo 2024: Deklarasi Pentahelix Perkuat Jakarta sebagai Kota Global






