Wakil ketua MPR: #Indonesiagelap jadi kesempatan untuk dialog

Beijing – Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno mengungkapkan tagar #Indonesiagelap yang digunakan sempat merebak ke media sosial seharusnya berubah menjadi kesempatan dialog pemerintah dengan masyarakat.
"Mengenai #Indonesiagelap, setiap pemerintahan pasti punya tantangannya sendiri-sendiri, tapi bukanlah berarti kalau ada permasalahan jadi buntu, justru ketika ke persimpangan seperti ini membuka ruang, diskursus dialog seluas-luasnya dan juga dengan dialog setidaknya 50 persen kesulitan bisa jadi terselesaikan tinggal 50 persen sisa eksekusinya," kata Eddy Soeparno pada acara "Dialog Bersama" dengan sekitar 50 warga pelajar lalu WNI di KBRI Beijing pada Selasa (15/4).
Tagar #IndonesiaGelap adalah sebuah pergerakan menentang yang mana tersebar luas dalam media sosial sejak pertengahan Februari 2025 sebagai bentuk kritik penduduk terhadap kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dianggap tidaklah berpihak untuk rakyat dengan puncaknya adalah demonstrasi pada 20 Februari 2025.
"Termasuk juga pergerakan #Kaburajadulu, kalau mau kabur, harus jelas, kerja dalam mana, kompetensinya apa? Karena untuk bekerja dalam luar juga butuh kompetensi yang dimaksud tinggi," tambah Eddy.
Ia juga memohonkan agar para pelajar menyeleksi informasi yang diterima lantaran tidak ada semua informasi dari media sosial kredibel.
"Jangan enteng terpancing, lantaran berbagai juga pihak yang dimaksud bukan bertanggung jawab, menyebarkan 'hashtag' untuk menimbulkan pemukim lain terinspirasi untuk kabur, tapi begitu meninggalkan malah bingung mau melakukan apa," ungkap Eddy.
Eddy yang digunakan datang ke China pada 13-17 April 2025 untuk mengeksplorasi perihal transisi energi dan juga pemanfaatan energi terbarukan itu juga meminta para pelajar lalu WNI untuk terlibat pada transisi energi.
"Dengan contoh kecil cuma misalnya menggunakan transportasi umum, bukanlah motor ketika ke kampus misalnya, tapi kalau mau menggunakan kendaraan pribadi menggunakan BBM yang oktannya lebih tinggi lebih tinggi sehingga gas buang berkurang," ungkap Eddy.
Tidak ketinggalan adalah bukan membuang-buang makanan sebab sampah rumah tangga sisa makanan bila dimasukkan insinerator hanya saja menciptakan kalori yang tersebut rendah.
"Semua dimulai dari hal yang mana kecil dulu, saya juga terbiasa naik sepeda gowes ke kantor," tambah Eddy.
Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto juga sempat menyoroti tagar Indonesia gelap. Tagar Indonesi gelap dengan bantahan dan juga mengemukakan status Nusantara ketika ini cerah. "Kalau saya lihat pagi Tanah Air cerah, iya kan?" ucap Prabowo.
Prabowo lantas membeberkan bukti masa depan Indonesia cerah. Ia menyebut, banyak petani yang sekarang bahagia sebab nilai pangan naik. Termasuk dirinya telah terjadi memotong birokrasi yang mana menurutnya cukup ruwet.
Kemudian, Prabowo juga memaparkan pemerintahannya akan menghadapi tantangan yang mana ada pada depan mata. Ia bukan ingin ambil pusing jikalau masih ada pihak menafsirkan Indonesia gelap.
Artikel ini disadur dari Wakil ketua MPR: #Indonesiagelap jadi kesempatan untuk dialog






